Gemuruh di langit malam ini
mengingatkanku pada
gemuruh di dadaku
menggelegar
menyisakan sesak
seolah hujan mengisyaratkan
kehadiran teramat deras
membawa warna kelabu
di langit dan pelupuk
mengingatkanku pada
gemuruh di dadaku
menggelegar
menyisakan sesak
seolah hujan mengisyaratkan
kehadiran teramat deras
membawa warna kelabu
di langit dan pelupuk
Kan kusambut hujan malam ini
yang mengusir kerlip binar
bersama alunan rintik mengalir
seolah berkata
sendu boleh membanjiri pipi
membasahi tanah bumiku
membasuh wajah murungku
membawa aroma petrikor
juga kilatan kenangan tentangmu
yang mengusir kerlip binar
bersama alunan rintik mengalir
seolah berkata
sendu boleh membanjiri pipi
membasahi tanah bumiku
membasuh wajah murungku
membawa aroma petrikor
juga kilatan kenangan tentangmu
Kan kuterima ajakan gerimis
untuk menangis bersama malam ini
menangisi apapun yang pantas
untuk kuteriaki dengan air mata
yang semakin lebat
menggenangi rumput jalanan
juga paras tanpa lengkung bibir
menangisi apapun yang pantas
untuk kuteriaki dengan air mata
yang semakin lebat
menggenangi rumput jalanan
juga paras tanpa lengkung bibir
Biarkan lara luruh
biarkan duka hanyut
biarkan getir habis
bersama tetes hujan dan
gelegar sang guruh
menjadi melodi sendu malam ini
bernama hujan.
biarkan duka hanyut
biarkan getir habis
bersama tetes hujan dan
gelegar sang guruh
menjadi melodi sendu malam ini
bernama hujan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar